Daftar Blog Saya

Minggu, 22 Juni 2014

Agama



Bismillahir-Rahmaanir-Rahim .. Ini adalah cerita pengakuan seorang istri yang menulis pada catatan facebooknya tentang dirinya yang terjebak perselingkuhan dan perzinahan akibat (sisi buruk) facebook, semoga bisa kita jadikan renungan dan bisa jadi pelajaran bagi kita semua ..
----

"Pernikahanku dengan Rudi (nama samaran) sudah memasuki tahun ke-10. Selama itu hubunganku dengan Rudi sangat harmonis. Apalagi dengan kehadiran tiga buah hati kami.

Namun, petaka di dalam keluargaku mulai muncul tatkala aku mengenal facebook (FB). Gara-gara jejaring sosial inilah impianku untuk membangun rumah tangga yang utuh berantakan. Aku yang sehari-hari hanya sebagai ibu rumah tangga tergoda dengan rayuan lelaki lain melalui FB.

Cerita ini berawal ketika 2009 lalu aku diperkenalkan oleh suamiku tentang facebook. Saat itu, aku yang hanya bekerja di dalam rumah seakan mendapat hiburan baru. Suamiku pun senang karena melihat diriku tidak bosan menjaga anak di rumah. Sebulan mengenal facebook, aku menilai tak ada yang istimewa pada jaringan sosial ini. Namun, setelah mengenal chat (ngobrol), aku mulai menikmatinya. Apalagi banyak yang ingin berkenalan denganku.

Baik itu laki-laki, maupun ibu-ibu. Wajahku memang ayu. Kulitku putih bersih. Saat ini usiaku sekitar 34 tahun. Aku memasang foto profil yang cukup menarik di facebook. Mungkin ini yang membuat banyak orang yang tertarik untuk berkenalan lebih jauh denganku.

Dari sekian banyak lelaki yang menyapa aku di facebook, ada beberapa lelaki yang mengaku tertarik kepadaku. Walaupun saat itu aku mengatakan bahwa aku sudah punya anak dan suami. Sehingga, mereka tidak pantas untuk menyukaiku.

Awalnya aku bertekad untuk tidak tergoda dengan bujuk rayu sejumlah lelaki di facebook. Namun, setelah aku mengenal Salam (samaran), semuanya berubah. Salam adalah salah satu pejabat di perusahaan BUMN di Sulsel. Salam betul-betul mampu menggoyahkan imanku. Bahasanya yang santun, dan caranya ia memerhatikanku di facebook telah membuat hati ini luluh.

Setiap hari kami ngobrol lewat facebook. Bahkan kami saling bertukar pikiran tentang rumah tangga kami masing-masing. Ya … boleh dibilang kami saling curhat-curhatan. Dari sinilah perasaan aneh muncul, baik saya maupun Salam. Akhirnya, Salam menyatakan sayangnya lewat chat dan ingin berjumpa denganku.

Aku yang sejak awal sudah tertarik dengan Salam tak mampu menolaknya. Namun, aku masih malu-malu menyatakan suka kepadanya.

Setelah sekian bulan hanya chat di facebook, kami pun sepakat untuk bertemu. Kami kemudian melakukan pertemuan di salah satu restoran di bilangan Makassar bagian barat. Saat itu Salam datang seorang diri, sementara aku membawa anak bungsuku.

Walaupun, aku menyukainya, aku tak ingin pertemuan kami menimbulkan fitnah. Perasaanku deg-degan saat bertemu dengan Salam. Ia pun menyapaku dengan suara berat. Ada yang lain muncul di dalam hatiku. Di tempat itu, Salam pun kembali menyatakan ketertarikannya kepadaku. Akupun menyatakan hal yang sama.

Pertemuan dengan Salam di restoran tersebut bukanlah hal yang terakhir. Sejak pertemuan itu, kami pun sering janjian untuk bertemu. Bahkan, kadang, aku bertemu dengan Salam seorang diri tanpa membawa anakku. Kebetulan di rumah aku memiliki seorang pembantu rumah tangga.

Rupanya, inilah awal dari keretakan rumah tanggaku dengan Rudi. Aku sudah mulai jarang di rumah tanpa sepengetahuan Rudi. Maklum, setiap hari Rudi bekerja mulai dari pagi hingga malam.

Sementara, kadang aku selalu bertemu dengan Salam dari siang hingga sore. Salam telah membuka mataku tentang indahnya dunia ini. Ia mengajak aku shopping, wisata kuliner, dan mendatangi tempat-tempat hiburan lain. Ini semua kulakukan tanpa harus mengeluarkan duit. Aku seakan-akan sudah terjebak dalam kehidupan foya-foya.

Walaupun aku sering foya-foya dengan Salam, sikapku di rumah tetap seperti biasa. Aku tetap melayani suamiku ketika ia baru pulang dari kantor, termasuk mengurus pakaian dan makanannya saat ia akan ke kantor di pagi hari.

Setelah jalan bareng dengan Salam selama dua bulan, aku pun tak mampu menolak ajakan Salam untuk bertemu di hotel. Saat itu Salam sudah membooking satu kamar di salah satu hotel berbintang di Makassar.

Sekitar pukul 11.00, aku datang menemuinya di kamar itu. Setelah kami berbincang-bincang selama beberapa menit, aku tak kuasa ketika Salam memeluk tubuhku. Akhirnya, aku pun terjebak, dan rela melakukan hubungan suami istri dengan lelaki yang bukan suamiku sendiri.

Sejak peristiwa itu, kami sering melakukannya, dari satu hotel ke hotel yang lain. Aku pun begitu menikmati kehidupanku ini. Namun, hatiku setiap hari berteriak. Aku tak rela mengkhianati suamiku yang sudah memberiku tiga orang anak. Apalagi ia begitu baik dan begitu mempercayaiku. Ia pun sangat disenangi oleh keluargaku.

Aku ingin lepas dari kehidupan Salam yang harus kuakui telah memberi warna baru dalam hidupku. Ia pun mengaku tulus mencintaiku. Di depanku juga ia mengaku berdosa telah mengkhianati istrinya. Tapi, ia pun tak bisa meninggalkanku.

Bulan berganti bulan, kehidupanku tak ada yang berubah. Aku pun dan Salam masih tetap jalan bareng. Bahkan, aku semakin takut kehilangannya. Namun, peribahasa yang mengatakan, "sepandai- pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga" telah terbukti kepada diriku.

Sepandai-pandainya aku menyembunyikan hubunganku dengan Salam, akhirnya ketahuan juga oleh suamiku. Aku ketahuan selingkuh setelah suamiku membaca SMS Salam yang berisi kata-kata mesra. Ia pun memaksa aku untuk mengaku. Aku saat itu tak bisa berbuat apa-apa. Apalagi suamiku langsung menghubungi nomor ponsel Salam. Awalnya Salam membantah, dan mengatakan bahwa ia dan diriku hanya berteman.

Namun, setelah diancam oleh suamiku, Salam mengakuinya dan meminta maaf. Namun, suamiku sudah terlanjur sakit. Ia pun langsung menceraikanku. Saat ini aku, dan Rudi masih dalam tahap perceraian.

Namun, dalam doaku setiap selesai shalat aku memohon maaf kepada Allah SWT, kepada suamiku, kepada anak-anakku dan kepada keluargaku karena aku telah menyia-nyiakan cinta mereka. Aku ikhlas menerima ini semua atas konsekuensi dari perbuatanku sendiri. Namun, aku masih tetap berharap untuk bisa kembali bersama dengan Rudi, dan akan aku buktikan untuk menjadi istri yang baik."

Catatan : ...

Sejatinya Teknologi diciptakan untuk mempermudah manusia dalam kehidupannya sehari hari, tapi sayang, kenyataannya kita sendiri yang menyalahgunakan teknologi tersebut untuk hal-hal yang tidak baik, karena menurut data yang ada, sumber perceraian terbesar dunia saat ini adalah perselingkuhan via FACEBOOK disusul oleh TWITTER dan SMS/BBM.

Jadi gunakanlah semua teknologi itu dengan bijak, serta hati-hati dan waspadalah selalu karena setan akan terus menggoda untuk menyesatkan diri kita semua. Gunakanlah jejaring sosial untuk mendapatkan keberkahan silaturahim, mencari ilmu yang bermanfaat atau untuk syiar, dan terutama bagi wanita, janganlah memasang foto yang memperlihatkan aurat sehingga menarik perhatian lawan jenis.


Sabtu, 14 Juni 2014

Minna Omedetou


SCENE 1
Narasi : Di sebuah sekolah yang bernama SMA Sakura. Awal semester baru, dimana murid murid baru berdatangan ke sekolah SMA Sakura, dan siswa kelas 1 menjadi kelas 2, kelas 2 menjadi kelas 3. Kelas 3 di SMA Sakura ini belom pernah ada yang bermasalah, tapi di tahun ini, ada salah satu kelas 3 yang bermasalah yaitu kelas 3B. Sampai sampai guru yang mengajar di kelas 3B ini pun lama kelamaan keluar karena tidak kuat dengan prilaku para muridnya.
KONDISI : *Di kelas, terdapat 8 murid, dimana murid ini sangat tidak sopan dalam bersikap, ada yang duduk di atas meja, cewek cewek pada ngegosip, yang cowo pada lempar lemparan kertas dan menjahili temannya sendiri.
Dialog
Arum : “* memasuki kelas 3B, dan berdiri di belakang meja guru” semuanya selamat pagi
Siswa : “* sama sekali tidak ada yang menjawab salam guru, karena sedang asik dengan kegiatannya sendiri”
Arum : Selama pagi “* dengan nada suara yang lebih keras”
Siswa : “* hanya beberapa siswa yang menjawab salam guru yaitu, Owi, Echa, Ayu, Nun, Maul” Ohayou “* dengan nada suara yang tidak niat mengucapkan ohayou”
Arum :  ya, saya Arumu Michiko, saya disini menjadi guru yang akan mengajar dan membimbing murid di kelas ini, Yoroshiku onegai shimasu
Siswa : Yoroshiku “* masih dengan nada yang tidak niat menjawab”
Arum : ya, sekarang ibu ingin tahu nama kalian, jadi tolong perkenalkan diri satu satu
Siswa : “*situasi malah menjadi tabah brisik, ngobrol apa aja yang penting pake bahasa jepang”
Arum : “* Semuanya, tolong perhatiannya, dan tolong tenang
Riki : Sensei, kalo kau ingin tenang, jangan disini lebih baik pergi saja sana.
Resna : ya, pergi dan makan siang lah
Riki, resna, irfan : hahahhehe wkwk
Arum : “*dengan ekspresi sedih dan kecewa, arum pun melangkah dengan tidak terlalu cepat keluar pintu”
Owi : “* saat arum hampir keluar dari pintu, oi berdiri dan memperkenalkan diri” Chiba Makoto desu, yoroshiku
Arum : “* hanya memandang dan tidak direspon, dan kembali berjalan keluar”
Echa : “*Setelah arum keluar” Kalian semua tidak punya perasaan, apa kalian tidak punya sopan santun dalam sikap, dia itu seorang guru, seharusnya kalian semua menghormatinya.
Irfan : Hey kau, kau ngomong apa? Kalau kau kasihan melihatnya, kenapa kau tidak ikut dengannya makan siang dan mencari ketenangan, tetapi jangan dating lagi kesini
Riki, Resna Irfan : hahaheheh wkwkwk
Narasi : Arumu Michiko pun pergi karena kecewa terhadap prilaku siswa yang seperti itu, sebab karena itu arumu michiko pergi ketempat yang sepi dan tenang, untuk menenangkan dirinya, tetapi saat dia lagi menenangkan diri, dia bertemu dengan anak jalanan yaitu, Sakaki Takeshi ( Ardi ), Fujiwara Sotoku (aziz), dan Ryuji (Rian).
SCENE 2
Narasi : selanjutnya disuatu tempat yang sepi ini, Arumu michikosedang duduk di atas kursi dan tiba tiba munculah tiga orang anak jalanan, yang mengganggu Arumu michiko
Arum : “* duduk di atas kursi dan ngobrol dengan diri sendiri” Apa yang harus kulakukan saat ini. Kenapa harus seperti ini terjadinya
Ardi : “* memegang pundak arum” Hey apa yang kau lakukan disini, berani sekali kau menduduki kursi ini, sana pergilah
Arum : “* dengan muka panic” Gomenasai
Aziz : “* menagkap tangan arum, saat arum ingin pergi” tunggu, tidak smudah itu kau pergi setelah melakukan ini
Arum : lepaskan apa yang akan kau lakukan?
Aziz : “* melihat perhiasan arum” ternyata kau memakai barang barang yang mahal, boleh kah aku mengambilnya cantik “* sambil mencolek dagu arum”
Arum : Lepaskan “* membrontak”
Ardi dan rian : “* menahan dan memegangi arum biar tidak bisa bergerak”
Aziz : “* mengambil secara paksa”
Arum :”* berteriak” Tatsukete kudasai
Ardi : Percuma tempat disini sangat sepi, jadi tidak aka nada satu orang pun yang akan menolong mu
Arum : “* tetap berteriak” Tatsukette
Narasai : Setelah Arumu Michiko berteriak minta tolong, datanglah Onibaku Yasashi yang tidak sengaja melewati tempat ini dan menolong Arumu Michiko
Burhan : “*nada suara tinggi” Yamerou
( Semua menengok kearah burhan)
Rian : hee, Dare datto omae wa?
Burhan : Kau tidak perlu tau siapa aku, yang penting cepat lepaskan dia, kalau tidak kau mati sekarang juga
Rian : Apa yang kau katakana sialan
Burhan : Mati kau
Rian : Kusoo yarou, “* berlari dan menghajar burhan”
Kondisi : *Berantem
Narasi : satu persatu dikalahkan oleh onibaku yasashi,tetapi anak jalanan itu pun berhasil kabur. Dan arumu michiko pun selamat, dan arumu mchiko juga mengekspresikan terimakasihnya pada onibaku yasashi
Burhan : “* menghampiri Arum” Kau tidak apa apa? Apa kau terluka?
Arum: Aku tidak apa apa, tidak sama sekli ada yang terluka, makasih ya sudah menolongku
Burhan : iiye iiye, Zenzen daijyoubu
Arum : Arumu Michiko desu.
Burhan : “* dengan ekspresi kaget” he, o onibaku yasashi desu
Arum : “* Ketawa kecil” nama yang aneh ya, hehe
Burhan : hehe “* sambil menggaruk garuk kepala” hmm, ngomog ngomong sedang apa kau sendirian di tempat yang sepi ini? Lagi ada masalahya ?
Arum : “* sambil duduk” Ya kau benar, hari ini aku menjadi guru baru di SMA Sakura, tapi aku tidak kenapa murid murid ku melakukan hal yang buruk kepada ku, apa dari akunya yang salah dalam memulai, aku tidak mengerti, sampai sampai muridku bilang, “Pergilah jika kau ingin tenang”
Burhan : Bukan kau yang salah memulainya, tapi murid itulah yang bermasalah, harus di berikan pelajaran murid yang seperti itu
Arum : begitu yaa
Burhan : Apakah di sekolah SMA Sakura sedang membuka pendaftaran guru baru?
Arum : hmm, ya sepertinya, mungkin
Narasi : Onibaku yasashi pun, mendaftar sebagai guru baru di SMA Sakura, dan akhirnya onibaku yasashi pun diterima dan masuk menjadi guru SMA Sakura, dan dia yang akan mengajar di kelas 3B
SCENE 3
Narasi : Hari pertama Onibaku yasashi mengajar di SMA Sakura, yaitu di Kelas 3B, tetapi anak kelas 3B belom mengetahui kalau Onibaku Yasashi lah yang akan mengajar di kelas 3B
Burhan : “* berjalan masuk dan berdiri di  belakang meja”  Damare  “* sambil menggebrak meja”
Siswa : “* yang awalnya berisik, terdiam karena mendengar gebrakan meja dari burhan”
Riki : kau ini siapa?
Burhan : “* menulis initial GTO” Gret Teacher Onibaku
Irfan : hey kau, ngapain kau dating ke kelas ini?
Burhan : “* menghampiri irfan, menggebrak mejanya” Pertanyaan yang bagus, jya aku disini sebagai guru baru yang akan mengajar kalian semua, dan aku akan menunjukan bagai mana menjadi guru yang sebenarnya.
Maul : hey, kau ini sangat aneh, guru ya guru, itu lah kerjanya, memberikan kami pelajaran, menyusahkan kami dengan pekerejaan rumahnya, guru hanya manusia yang membosankan.
Burhan : “* sambil berjalan ke meja guru” yang kau ungkapkan tadi itu bukanlah sesosok guru, tapi hanya orang yang mendidik, tapi aku ini guru, jadi jangan banyak bicara, cepat perkenalkan nama kalian, dari kau “ * dari sebelah kanan burhan”
Ayu : “* berdiri dengan ekspresi kaget” Hai, Chisai Ayu desu
Echa : Kizu Natsumi, yoroshiku
Owi : Chiba Makoto desu, yoroshiku
Resna : Mika Minami desu
Maul : Sairenji Karen desu
Nur : Nori Mouri desu yoroshiku.
Riki : “* dengan tampang nyolot” Kenji kogoro, yoroshiku
Irfan : Yamato Pan, yoroshiku
Burhan : yaa, semuanya, mohon kerjasamanyaa.
Narasi : Akhirnya kelaspun selesai, dan Onibaku yasashi tidak memberikan PR terhadap muridnya dan selagi belajar dia hanya menceritakan tentang dirinya tidak ada pelajaran. Selanjutnya, para siswa pun pulang, tapi Kenji kogoro, Mika Karen, Sairenji Karen, Yamato pan, dan Mika Minami, tidak langsung pulang, mereka ber empat mencoba untuk mampir ke café.
Maul : aa bosan banget nih. “* sambil berjalan”
Resna : benar benar, sangat membosankan, apa lagi sama guru oniapalah itu, dasar guru sialan, gua kerjain dia besok, biar gak betanh ngajar di kelas 3B.
Riky : gua setuju, oke besok adalah pembalasan terhdap guru.
Irfan : yaa yaa, tapi sekarang kita kemana nih, perut gua juga laper nih, bagai mana kalo kita ke café saja?
Maul : Souda, kenji kun doudesuka?
Riky : “* menggerakan kepala” ikuzee..
Resna : ikimashiyo “* sambil merangkul riky”
SCENE 4
Narasi : Di café ini, kenji, pancan, Karen dan mika,melakukan prilaku yang buruk, sehingga mereka mendapatkan masalah, terhadap anak jalanan yang sebelumnya pernah mengganggu Arumu michiko, dan akibatnya terjadilah pertikaian di dalam café.
Riki : Karen can, lihatlah orang yang duduk disana “*menunjuk ke arah bowo”
Maul : Yang mana, yang mana ?
Riki : Itu yang mukanya sangat buruk, yang terlihat seperti gembel.
Maul : haha, apa yang kau bicarakan.
Irfan : tapii, kenapa berteman dengan cewek cantik ya, kasihan sekali cewek itu.
Resna : Pancan, tapii masih cantikan aku kan?
Irfan : Atari maedarou.
Minna : hahahehewkwk
Narasi : Anak anak bandel itu pun merasa terganggu dengan kelakuan dari riki dan teman2nya yang membicarakan mereka.
Ardi dan alfi : “* gebrak meja dan jalan kearah riki”
Ardi : Apa yang kau bicarakan tentang kami tadi sialan? “* sambil menjenggut kerah baju riki”
Resna : Ada apa ya?
Alfi : Diam kau wanita jalang “* membentak resna”
Riki : apaan maksud lu “* mendorong bowo”
Geng jalanan : “* dating menghampiri, dan memegang satu persatu agar tidak kabur”
Ardi : “* memukul riki” Kuso yarou.
Riki : “*jatuh”
Ardi dan temannya : “*membawa mereka ketempat bascam”
Kondisi : Alfi memegang resna, Nabil dan agi memegang Maul, ajis dan rian memegang irfan
Maul : Apa apaan nih
Resna : Hey, mau dibawa kemana kita
Alfi : berisik diam saja kau
( Yang lain berontak )
Narasi : ketika perjalanan menuju tempat persembunyian anak jalanan tersebut, chiba makoto yang sedang jalan , tidak sengaja melihat teman teman mereka di bawa oleh orang yang tidak dia kenal,dan chiba pun bersembunya dan menelepon gurunya yaitu Onibaku yasashi, dan onbaku pun datang bertemu chiba.
Burhan : Dimana meraka?
Owi : Enggak tau, sepertinya dibawa ke persembunyiannya.
Burhan : kau tau dimana?
Owi : enggak tau, mungkin orang yang ada di café tau dimana tempatnya.
Burhan : kalau begitu, ayo kita tanyakan.
Narasi : Onibaku pun menanyakan kepada bartender café, dan ternyata bartender café itu teman lanya nya, yang bernama Uzumaki Kenzo.
Burhan : hee, kenzoo?? “* kaget”
Barzach : yoo, onibaku, sudah lam tak bertemu, ada apa tiba tiba datang kesini?
Burhan : ohisashiburu, aku ingin bertanya, kau tahu anak jalanan yang membawa anak murid SMA?
Barzah : aku tahu, emang kenapa?
Burhan : Siswa SMA itu Murid ku, aku menjadi guru sekarang, aku harus menolongnya sekarang.
Barzach : hoo guru yaa??
Burhan : jangan banyak bicara cepat katakan saja.
Barzach : hehe gomen gomen. Sepertinya di jalan dekat pemandian air panas, karena aku sering melihat mereka disitu.
Owi : aku tahu, nama jalan itu, jalan koi kan
Barzach : So iiu koto.
Burhan : jadi kau tahu, kalau begitu ayo cepat
Owi : ya, ikuti aku sensei.
Narasi : mereka pun berlari menuju jalan koi, dan tempat itu pun di temukan dan ternyata benar, anak brandalan itu membawa riki dan teman2nya ke tempat ini, tapi onibaku pun datang tepat pada waktunya, dan saat nya aksi onibaku dalam penyelamatan.
SCENE 5
Kondisi : 4 orang di iket di atas kursi, ajis, duduk di kursi sambil merokok layaknya bos, ardi, rian, alfi, agi, dan nabil, beridi di depan orang yang di ikeat. Dengan mengungkapkan ekspresi kesalnya karena telah di omongin tentang hal yang buruk, nabil mearngkul pundaknya rian, agi dan alfi sanling merangkul, dan ardi membukuk.
Ardi : “* sambil membungkuk” Kau pikir kau siapa hah?
Irfan : Kau yang siapa, membawa dan mengikat kami disini, kau pikir kau dewa.
Rian : Sakaki kun, lebih baik ambil kaca mata orang itu, biar dia tidak dapat melihat.
Rian,agi,alfi,nabil : “* ketawa”
Ardi : “* mengambil kacamata” Sekarang apakah kau bisa melihat dewa di depanmu. “* haha”
Aziz : “* berdiri dari tempat duduknya dan membuang rokoknya dan berjalan “ karena kau telah membuat masalah terhadap kami, sekarang kau dalam masalah.
Rian : Jadi kita apakan mereka Fujiwara ?
Aziz : lebih kita bunuh anak ini satu persatu “* sambil menjenggut rambut riki” lagian dia hidup hanya menyusahkan orang lain saja.
Rian : yoosaaa.. sudah lama aku tidak membunuh orang.
Agi : ini bagian yang aku suka, melihat orang yang di siksa. Hahah
Alfi : kalau begitu, boleh aku yang mengurus wanita ini “* resna” karena dia sudah bilang bahwa dia lebih cantik dari pada aku, “* sambil nejenggut resna”
Narasi : Onibaku pun dan Chiba pun datang untuk menolong
Burhan : “* melempar kursi ke arah mereka” Lepaskan mereka.
Riki,irfan,resna,maul : SENSEI?? “*kaget”
Anak brandalan : “*menengok burhan”
Aziz : kau lagii, “* kaget”
Resna : Oniapalah, tolong selamatkan kami
Ardi : kau pikir kau siapa, ini tidak ada urusannya dengan mu.
Burhan : “* berlalri”  tentu saja ada sialan..
Ardi, Rian, Aziz : “* melawan burhan”
Alfi, Agi, Nabil : “* lari mencari tampat berlindung”
Owi : “* melepas tali yang terikat di tangan”
Riky : Kenapa kai bsa disini Chiba kun?
Owi : Aku melihat kalian dibawa oleh mereka, aku langsung menelpon onibakusan dan langsung datang kesini.
Resna : kenapa kau datang kesini?
Owi : Bukankah kita teman satu kelas? Itulah tugas sebagai teman.
Resna, maul, riki, irfan : Makasih banyak, Chiba
Irfan : Chiba, maafkan aku aku sudah salah menilai mu.
Owi : Iie iie daijyobu, semua orang masih bisa dapat kesempatan untuk berubah. Jya owatta.
Minna: “*melihat onibaku yang sudah menang melawan mereka semua”
Riky : hee, sungoi, melawannya sendirian dan menang.
Irfan : Sugoi Tsuyoku.
Burhan : “* menggaruk2 kepala” hehehe
( dan 6 orang itu di ikat di kursi )
Burhan : “* menelepon” oi, kaito, aku punya kerjaan untuk mu, jangan bayak bicara datanglah ke jalan koi, dn masuklah ke gedung yang sudah tua.
Narasi : tidak lama Kaito pun datang
RY : yyoo, oni, apa yang harus kulakukan?
Burhan : dia kan yang selama ini kau incar. “* menunjuk kearah anak brandal”
Ry : hee, ya benar, bikurista, bagai mana kau menangkapnya
Burhan : ceritanya panjang, cepat bawa dia ke kantor.
Ry : yess sir.
Narasi : Akhirnya, anak brandalan itu di tangkap oleh polisi, dan onibaku pun berhasil menyelamatkan siswanya, riki, irfan, resna, dan maul pun baik baik saja.
Kondisi : saat narrator membacakan narasi.
Riky : sensei, terima kasih kalo sensei tidak datang kesini, mungkin kita sudah tidak lagi ada di dunia ini.
Burhan : sebenarnya yang berjasa, bukan aku tapi anak ini, “* sambil memegang kepala owi” dia yang menelpon ku.
Irfan : Makasih ya Chiba, dan maaf karena kami sering menjahili mu.
Maul : sensei, sensei benar tentang bedanya pendidik dan guru, aku baru kali ini merasakan memiliki guru yang sebenarnya.
Resna : Terima kasih, kalian berdua.
Burhan : Tapi kalian tidak apa apa kan
Minna : daijyobu desu
Narasi : Permasalahan Riky,Irfan,maul dan rsna pun selesai sampai sini, selanjutnya dia akan merubah sikapnya, karena dia tau dengan sikapnya itu dia pasti selalu mendapatkan masalah, dan mereka pun sadar bahwa guru adalah pahlawan hidupnya.
Narasi : Selanjutnya, setelah beberapa lama sekolah keadaan 3B semakin membaik, tetapi ada ke anehan dari chiba makoto,  sudah 5 hari berturut turut chiba makoto tidak hadir di sekolah, onibaku yasashi pun khawatir dengan chiba yang tidak ada kabar.
SCENE 6
Burhan : “* berjalan mengelilingi kelas sambil mengabsen” Chisai Ayu, Kizu Natsumi, Mika Minami, Sairenji Karen, Chiba Makoto
Echa : Tidak hadir
Burhan : gak hadir lagi? Sudah 5 kali berturut turut dia gak hadir, ada apa ya sama dia, Kizu, Ayu, bisa kah kau mencari tau kemana chiba seama ini.
Echa : kalau aku sih tidak apa apa? Kalau ayu aku tidak tau.
Ayu : aku sih mau, tapi bukan kah kita biarkan saja, mungkin dia hanya sakit
Resna : Biarkan saja katamu, apakah itu tindakan mu sebagai teman sekelasnya “*dengan nada kencang” kalau kau tidak mau, biakan aku saja yang mencarinya.
Ayu : Siapa yang bilang tidak mau, kau saja yang kebanyakan bicara.
Echa : sudah sudah, kenapa kita tidak mencari bertiga saja, lebih banyak yang mencari lebih cepat kita menemukannyakan.
Burhan : ya benar, kita harus cepat menemukan chiba, kalau dia sampai tidak masuk lagi, dia tidak bisa mengikuti ujian kelulusan.
Riky : Sensei boleh aku mengungkapkan kejujuran..
Burhan : kejujuran tentang apa?
Riky : tentang chiba mengapa tidak masuk berturut turut selama 5 hari ini, tapi sebenarnya aku tidak boleh memberitahukan semua ini, tapi melihat kalian semua khawatir, lebih baik aku memberitahunya. Jadi begini ceritanya.
Narasi :  Kenji Kogoro pun menceritakan apa yang yang chiba makoto bicarakan saat kenji tidak sengaja bertemu dengan chiba di suatu toko swalayan yang sedang bekerja. 2 hari sebelum onibaku menyadari bahwa chiba sudah tidak masuk sekolah selama 5 hari berturut turut, sebenar nya kenji bertemu chiba di tokok swalayan yang sedang bekerja.
Riky : Chiba kun, apa yang kau lakukan disini.
Owi : yabe, “* berlari”
Riky : hey tunggu. “* mengejar dan menangkap tangan owi” jadi kau tidak hadir sekolah karena bekerja.
Owi : ya, aku bekerja karena aku sudah tidak sanggup lagi bayar uang spp untuk sekolah, di tambah lagi ayah ku, ayah ku sedang sakit dan sekarang sedang di rumah sakit, aku tidak bisa lagi sekolah dalam keadaan seperti ini.
Riky : ooh, aku mengerti. Aku turut perhatian terhadap kau.
Owi : terima kasih.
Riky : berarti kau tidak mengikuti ujian kelulusan, kalau seperti ini.
Owi : aku sangat ingin ikut tapii..
Riky : ya aku mengerti.
Owi : tapi kenji kun, jangan beritahu hal ini kepa semuanya ya, biarkan saja dia terus tidak pedulu terhadap aku.
Riky : ya, serahkan pada ku. “* memukul dada”
Narasi : Kembali ke situasi di dalam kelas, dimana riky yang sedang menceritakan pembicaraan dia dengan chiba makoto.
Riky : jadi gitu ceritanya, Chiba kun maaf “*ngomong sendiri”
Burhan : hoo jadi begitu. Ya sudahlah, mau di apakan, sudah nasibnya seperti itu
Nur : tidak bisa begitu sensei, kita memulai kelas ini dengan jumalah murid 8 orang, kita tidak bisa mengakhirinya hanya dengan 7 orang.
Burhan : tapi, emangnya kalian bisa, membiayai chiba untuk mengikuti ujian kelulusan.
Echa : ini bukan soal bisa atau tidak bisa, tapi soal keinginan, jika kita memiliki keinginan untuk membantu taman sendiri maka masalah apapun bisa kita lewati.
Nur : Un “*menganggukan kepala”
Irfan : yossaa, ayo kita kumpulkan uang kita untuk membantu chiba.
Narasi : Pancan dan Nori pun, berkeliling untuk memintakan uang dari masing masing siswa, tetapi sangat di sayang kan sekali uang yang mereka kumpulkan tidak cukup untuk membiayai chiba untuk mengikuti ujuian kelulusan.
Nur : Apa yang kita harus lakukan lagi, uang yang sudah kita semua kumpulkan tidak cukup untuk membiayai chiba. “* berdiri di depan kelas”
Semuanya : “* menunduk karena kecewa”
Burhan : sudah sudah, sensei senang kalian sudah berusaha untuk membantu teman sendiri, tapi tidak usah di paksakan, membantu orang janganlah berfokus pada apa yang sudah kita tentukan, masih banyak cara kita untuk menolong chiba, walaupun kalian memulainya dengan 8 orang dan mengakhirinya dengan 7 orang tidak apa apa, yang terpenting chiba ada selamanya disisi kita.
Nur : Terus, kita apakan sekarang uang ini.
Echa : bagai mana, untuk membantu ayah nya yang masuk rumah sakit, kan kita bisa mengurangi beban chiba dalam masalah biaya rumah sakit.
Riky : yoo, aku setuju, semuanyaa, apa kalian setuju.. “* teriakk”
Minna : yaa, setujuu..
Riky : kalau begitu, malam ini, kita datangi rumahnya, dan kita nyanyikan saraba koibito untuk chiba dengan keras di depan rumahnya samapai chiba kun keluar.
Irfan : Saraba Chiba kun ka? “* ngoceh dewek”
Resna : Ide yang bagus, kalau begitu ayo kita latihan nyanyi sampai malam tiba.
Minna : yaaaa…
Ayu : Tapi apa ini tidak apa apa ? Pasti nanti ada orang yang marah dan mungkin kita bisa dapat masalah dengan polisi.
Riky : Benar juga
Echa : tapi, bukan kah harus ada perjuangan.
Resna : ya benar, apa pun masalahnya, ini kesempatan kita untuk mengucapkan selamat tinggal kepada chiba.
Nur : Un, Aku tahu, di dalam hati kalian semua juga pasti ingin melakukannya kan
Irfan : kalau begitu, ayo kita lakukan apa yang kita ingin lakukan.
Narasi : Siswa kelas 3B pun memulai latihan bernyanyi saraba koibito untuk di nyanyikap kepada chiba, untuk menjadikan bukti perpisahan dan terima kasih terhadap chiba. Selanjutnya latihan pun selesai dan malam pun sudah datang, siswa kelas 3B pun bersiap siap.
Kondisi : Owi pulang kerumah yang tidak ada siapa siapa di dalam rumahnya.
Owi : Tadaimaa.. Okaerinasai chiba kun “*mengucapkan sendiri”  sekarang tempat ini sepi sekali, huhh, seseorang tolong aku.

Minna : Sayonara to kaita tegami
             "Table" no ue ni oita yo
             Anata no nemuru kao mite
             Damatte soto e tobi dashita
             Itsumo shiawase sugita no ni
             Kizukanai futari data
             Tsumetai kaze ni fukarete
             Yoake no mati o hitori yuku
            Warui no wa boku no hou sa kimi jyanai
Yureteru kishya no mado kara
Tiisaku ie ga mieta toki
Omowazu mune ni sakenda
Kanarazu kaette kuru yo to
Itsumo shiawase sugita no ni
Kizukanai futari datta
Warga ( Aziz ) : urusai, nani attenda.
Warga ( Nabil ) : keisaitu yobo yo
Warga ( Agi ) : ada seseorang yang bernyanyi dengan keras di luar rumah orang, ini sangat mengganggu cepat kesini “* menelpon”
Kondisi : diam sejenak
Riky : Chiba kun, maaf telah memberitahu soal mu kesemuanya, karena kami semua sangat khawatir dengan kau.
Resna : yaa, kami semua kuhawatir dengan mu.
Nur : kami juga ingin membantu mu dengan, memberikan ini. “* melempar kantong yang isinya uang”
Owi : “* sedih” Semuanya, terimakasih banyak “* dengan nada sedih”
Narasi : tidak lama datang lah polisi yang di panggil oleh warga.
Ry : apa yang kalian lakukan disini, menggagunggu warga sekitar saja.
Riky : hee kau kan?
Ry : hee, kau kan muridnya onibaku, mana dia sekarang?
Burhan : “* cape karena lari” aku disini..
Minna : sensei.
Ry : hey oni baku, kenapa kau membuat murid mu melakukan hal yang mengganggu semacam ini?
Burhan : maaf maaf, ini panjang ceritanya
Ry : yasudahlah, kalau begitu cepat bubar kan mereka.
Burhan : makasih, segera aku bubar kan.
Riky : sensei, maafkan kami
Resna,Echa,Irfan, : sumimasen deshita
Burhan : tidak tidak, apa yang kalian lakukan itu bagus, tidak perlu minta maaf
Echa : tapi tadi sensei, sampai menunduk minta maaf, kami tidak enak melihatnya
Burhan : heh , sudah tidak usah sungkan, aku biasa saja kok. Sudah seharusnya kalian senang apa yang ingin kalian berikan kepada chiba tersampaikan.
sudah sudah, pulang lah cepat, sudah malam ini. Besok ka nada ujian kelulusan. Belajar yang giat ya.
Narasi : Semua pun pada pulang kerumahnya masing masing, dan mempersiapkan untuk ujian kelulusan besok. Selanjutnya pengumuman kelulusan, dan siswa kelas 3B pun semuanya lulus dengan nilai yang bagus. Onibaku Yasashi pun bahagia, karena dia telah berhasil menjadi guru yang sesungguhnya.
Kondisi : dikelas, yang berjumlah 7 orang, dimana semua siswa sedang bahagia dengan kelulusannya.
Riky : masa SMA sudah selesai ya, dan aku lulus tidak bisa di percaya.
Irfan : ya, ya bukan kah itu tidak mungkin kenji.
Riky : sialan kau, kau juga mustahil kan untuk lulus.
Resna : sudah sudah, kalian sama sekali tidak berubah ya.
Echa : Semuanya terimah kasih untuk 1 tahun ini.
Minna : haaii,,
Ayu : un, arigato.
Nur : Kepada chiba juga, terima kasih banyak..
Burhan : “* masuk ke kelas” Konnichiwa
Minna : Konnichiwa sensei…
Siapapun : Sensei arigatou..
Burhan : Arigatou gozaimashita, berkat kalian semua, saya menjadi guru terbaik di sekolah ini.. hahaha “*ketawa” oiya, ada satu lagi yang harus kalian semua selesaikan, Michiko can, masuk lah.
Arum : “*masuk kelas” Konnichiwa
Siapapun : Michiko sensei.. “* kaget”
Arum : doumo
Riky : Michiko sensei, maaf atas kesalahan ku selama ini.
Irfan : aku juga minta maaf
Resna : akujuga, maaf
Arumu : sudah sudah, tidak apa apa kok. Lagi pula emang aku yang tidak berbakat menjadi guru, sekarang aku bekerja menjadi pengasuh bayi.
Maul : heee,, selamatya..
Arum : arigato
Riky : jya, bagaimana kalau kita foto bersama sekarang, “*sambil memegang foto”
Burhan : yosshh, ide bagus, sudah lama aku tidak bergaya.
Minna : hahaha
Kondisi : riky menaruh kamera, yang lain berpose gaya bebas.
Burhan : “* berteriak” MINNA OMEDETOU
Narasi : Akhirnya, semua selesai dengan bahagia, dari siswa kelas 3B ada yang menerus kan untuk berkuliah, ada yang mencari pekerjaan, ada juga yang langsung menikah, dan Chiba makoto pun, sukses dalam pekerjaannya dan ayahnya pun sudah sehat kembali. Onibaku yasashi pun menikahi Arumu michiko, dan semua ini berakhir dengan bahagia, MINNA OMEDETOU ( semuanya selamatya )




Jumat, 14 Juni 2013

Kemerdekaan 2013

    Malem minggu kemaren di tanggal 8 juni, buat gue itu keajaiban banget.. gue gak tau bokap gue lagi kerasukan apa, tapi dia, gue rasa baik bagnget, dari sebelumnya.. kayaknya sih kerasukan jin baik ya.. yang kata mitos mitos, selalu mengikuti seorang yang sholat kalo sholatnya lagi khusu..

setelah gue terbangun dari tidur gue, yang dimana gue tersiksa di dalam mimpi gue sendiri.. di dalam mimpi gue, gue mimpi, dan mimpi itu gue mimpi lagi, dan di dalam mimpi yang gue mimpiin dalem mimpi itu gue mimpi, gue lagi kebelet banget boker, tapi gue gak menemukan tempat yang layak untuk gue boker.. tersiksa banget kan.. * tersiksa yang bacanya ya , gak ngerti pasti..
 lupakan..  bokap gue langsung mengucapkan suatu kata yang buat gue kata itu lebih dari sekedar kata.. ' jah , ada hape yang lagi promo nih kamu mau gak ' , dengan ditambahi senyuman bokap gue, yang gue rasa senyuman itu iklash dari hatinya..

kenapa hape..?? iya hp .. gue jelasin ya, setelah hp yang terakhir gue, menemukan ajalnya.. gue sempet enggak megang hape selama ... 5 bulan kayaknya.. dan itu hape, kasian banget dia mati gara gara gak bisa berenang kali ya, jadi hape gue kelelep dan kehabisan nafas..
hape gue keceplung, coba dia bisa berenang, dia gak akan hilang meninggal kan gue sendirian di tengah kegalauan gue yang kurang berkualitas ini.. oooh hape, thx atas waktunya yang selama ini selalu mendengarkan curhatan gue.. tapi gue gak tau tuh hape kecemplungnya apa emang dia mau bunuh diri karna bosen dengerin curhatan gue mulu, ato apa emang udah ajalnya dia harus mati.. *hape juga punya nyawa ya..

Dan gue sempet bingung.. karena gak biasanya bokap gue nawarin hape ke gue.. ' yah, ayah gak lagi, bercanda, ato ngeboongin ajah lagi kan.?? ' coz bokap gue sering banget ngeboongin gue..
' enggak, ayah serius.. tadi ayah liat di koran shindo ada hape yang lagi promo ' dan kali ini bokap gue serius.. gila seneng banget gue, sangking seneng nya gue sampe gila.. dan gilanya ikut ikutan seneng.. tapi seneng nya gak ikut ikutan gila.. * ya itu gak penting..

Kamis, 06 Juni 2013

Badluck Weekend

    Hoaamm, ngantuk banget nih.. gila aja, udah kemaren malem insomnia tidur jam 2.34 pagi mungkin timing terlelapnya juga jam 2.36 .. dan gue udah bangun sekitar jam 7.35 kalo gak salah, gue lupa, abis gue bangun aja dengan mata yang masih merem melek merem melek kayak cicak baru ngelahirin.. dan belom aja sempet nyawa gue untuk berkumpul dibadan gue yang sixpack ini, gue udah disamper untuk maen voli.

baru baru ini blok gue ngadain voli liburan ya.. jadi setiap tanggal merah, itu di adain olah raga bersama, yaitu voli.. voli ? .. ya voli tu permaenan bola yang menggunakan tangan untuk memantulkan bola, agar dapat kewilayah musuh, dan jika bola itu masuk kewilayah musuh maka kamu akan mendapatkan point..
dan alhamdulilah selama perjalanan menuju tempat untuk beramin volinya, gue udah mengoleksi satu benjolan di kepala gue.. gue nambrak pohon, padahal selama ini naluri anjing gue gak pernah salah, tapi kok gue bisa nabrak pohon ya, dengan mata tertutup.. *abis ngantuk banget..

akhirnya kelemasan pun berakhir, dan rasa kantuk pun lama kelamaan menghilang disebabkan, kegeboknya muka ini dengan bola voli cemesan bapak bapak.. dan bapak tersebut pun sukses menjalankan takdir mencemeskan bolanya ke muka gue.. huhuhu..  2 koleksi di kepala, untuk hari ini.. maen voli pun berakhir sampe jam 10.00 .. selama gue maen voli gue ngerasa kaya pro ligga voli internasional.. gila jago jago banget, apa lagi bapak bapaknya, gak mikirin pinggang apa, udah tau udah tua.. kayaknya tuh bapak bapak pas selesai maen, pas sampe rumah.. langsung tidur, bangun bangun sore, dengan pinggang yang gak bisa di lurusin, dan semua badan gak bisa di gerakkan.. huehehe...

di saat maen voli ini dimana ada moment moment ke goblokan gue juga, dari gue gak bisa serven, ngeblok malah kegantung dinet, kepleset terus jatoh pas lagi nahan bola, banyak dah, jumlah kegoblokannya melebihi rambut yang tumbuh di kepala... *tapi bukan kepalanya dedi C. ya..
gila, pas selesai maen voli tuh tangan gue langsung sakit sakit banget, udah gitu gara gara kurang tidur pala gue ikut ikutan sakit, pusing banget, jalannya gue aja udah kayak zombie zombie di film im legend.. huhehe.. Tnks Voli biadab..


Sabtu, 01 Juni 2013

Double Malu

   Sebelumnya, gue mau ngasih tau ya ini bukan tentang cerita porno.. soalnya dengan pemikiran kalian yang lebih banyak negative nya dari pada posotifnya, pasti kalian mengira ini, agak kepornoan.. soalnya dengan melihat judul anda pasti mengira kalo cerita ini tentang, Kemaluan Ganda.. Jadi ada kemaluan, dan kemaluan nya itu ada dua.. dah lu pikiran dah tu.. *loh..??
tapi enggak, sebenernya cerita ini malah bertolak belakang banget sama.. Kemaluan Ganda itu.. huehehe

   Oia selamat Bulan baru.. Juni mooppp ... *loh*..
Pas banget di bulan juni, tanggal satu, hari sabtu, malem minggu ( penderitaan bagi para jomblo ).. para kelas 3 smp menerima hasil kelulusan.. buat ade ade ku, semoga lulus ya.. ya kalo ada yang gak lulus juga sabar aja, masih ada tahun depan.. hueheheh.. Jangan sampe ya.. dan dihari ini juga pas banget gue pembagian rapot, di sekolah ku yang tercinta..

   Seperti biasa telat lagi.. huhu.. Pengumuman jadwal pengambilan rapot seharusnya jam 8 , gue dan nyokap gue baru nyampe sekolah jam 9.30.. sejam setengah gue menghabiskan ketelatan gue.. dan kali ini gue bareng nyokap gue, biasanya kan bokap.. tapi malah gue agak khawatir sama nyokap gue, menurut ahli psikolog, nyokap gue sudah melebihi sifat paranoidnya dari orang orang biasa.. ya tau lah, Lebay gitu.. namanya juga anak ngeboncengin nyokapnya naek motor, pasti ada rasa takut.. tapi nyokap gue lebay aja gitu.. nyokap menganggap diboncengin gue itu, sama aja dengan menyerahkan nyawanya begitu saja pada yang maha kuasa.. 

Setiap kali nyokap gue duduk di belakang gue, saat mau diboncengin, gue serasa mendengar mulut nyokap gue yang berkomat kamit,awalnya sih agak bingung mendengar suaranya yang seperti, tikus keseret..
'Bu, ngomong apa sih..??' *tanya gue..*
'sssshhhttt' *Nyokap memnyahut dengan jari telunjuk di depan bibirnya..*
' Ibu, lagi do'a untuk keselamatan kita..'
HAH..??

Selasa, 28 Mei 2013

Malam Selau Galu

   Sebelumnnya sorry ya post kali ini kayak nya terlalu ke galauan banget buat gue dan buat kalian semua, dan sebelumnya sorry juga ya, gue berharap buat yang merasa mantan gue jangan dibaca dulu cerita ini, karena bisa bisa membuat gejala gangguan pisikologi, dan juga kejang kejang hingga struk. ya tapi walopun lu nganggep ini lelucon dan terus membaca juga gakpapa.. tapi harus hati hati ya, seperti.. dinginkan hati sebelum membaca, dan jauh kan benda tajam yang ada di sekitar lu sebelum membaca.. oke..

   oia sumpah, kemaren malem itu tuh, malem yang insomnia banget buat gue.. kenapa ..??
karena gue lagi menderita banget malem itu, penderitaan terhadap kekangenan gitu, tau kan lu..
gue gak tau harus gimana lagi, rasanya tuh pikiran dan tubuh gue udah kayak mati rasa gitu tau gak..
tapi, akhirnya gue bisa tidur walaupun diawali dengan kegalauan gue sebelumnya.. kenapa gue bisa galau..??
karena di malam itu hujan, jadi suara hujan yang menetes jatuh derasnya ke daratan itu membuat suasana hati menjadi merinding sendiri gitu.. *apa mungkin di samping gue ada jin ato makhluk gaib sejenisnya kali ya.. soalnya kan itu tengah malem.. gak tau juga, tapi pokoknya gue galau banget malem itu..

   By the way about galau nih, gue teringat banget sama seseorang, seseorang yang terlihat gaib di mata gue.. *mungkin itu ya, yang membuat gue merinding tadi* enggak enggak, seseorang itu tuh kekasih kelam gue, karena gue suka yang simple simple simple jadi gue sebutnya mantan aja ya..ya jadi dia tuh mantan gue, yang dimana gue sekarang dibuat galau sama dia, gue lupa namanya siapa.. hehe.. enggk enggk gue inget, tapi kayaknya kalo di kasih tau, disini gak enak aja ya.. jadi namanya gue samarin aja ya.. jadi.. " Bulan" .. kenapa bulan..?? karena hanya bulan satu satu nya penerangan di langit yang menerangi malam.. jadi gue beri nama dia bulan .. karena dia satu satunya penerang di hati gue, yang menerangi kegelapan.. Bulan tuh orangnya, pinter, pendek, jidadnya lebar.. sayang banget kalo di biarin tuh jidat, soalnya bisa dilatih jadi atlet sundul bola..

Minggu, 26 Mei 2013

Wisuda Yes, Kesasar No

    Akhirnya gelisah di hati berakhir sudah sampai di hari ini.. gue pun lulus UN dengan bahagia.. Alhamdullilah ya.. hehehe..

     Dan gue mau ngucapin terima kasih terutama kepada Allah S.W.T , atas kesempatan ini, dan mudah mudahan allah selalu memberikan yang terbaik buat gue, gue juga mau berterima kasih sama guru guru gue yang, udah bisa mendidik gue selama 3 tahun, terutama pak asep sopian wali kelas 10.3, bu heri wali kelas 11 ips 2,dan bu sumiyati wali kelas 12 ips 2.. dan juga pak nasahi, makasih udah membibing saya sampai saat ini.. dan juga buat pak nana sama bu sri, walaupun sedikit killer, tapi makasih, karna kalian, saya jadi tau apa itu arti dari peraturan.. dan yang terakhir, makasi buat temen temen gue yang walaupun mungkin buat lu gue itu aneh dimata kalian.. terutama Valent, makasi udah setia 2 tahun duduk sama gue.. dan faris, makasi udah buat gue pernah di panggil ninja, dan juga beny sama achan, makasi karana kalian udah sukses, membuat gue dipanggil robot..

    huhuhu.. ya tapi masih aja kerasa nih degdegan nyasampe sekarang ..
apalagi pas gue wisudaan.. sumpah itu pertama kalinya gue terlihat ganteng di mata gue sendiri, apalagi gue make jas, kemeja, dasi item.. tuh pelengkapan the best banget bisa bikin gue keren.. dan di wisuda ini pertama kalinya gue cukur kumis, dan dengan gue cukur kumis ini gue merasa lebih muda 2 hari dari sebelumnya.. huehuehe.. melihat kedaan gue kayak gini, gue baru percaya, kalo gue itu baru anak dari bokap gue...